AMUNTAI, narasipublik.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Utara (HSU) mulai mematangkan rencana alih fungsi kawasan bekas RSUD Pembalah Batung menjadi kompleks perkantoran terpadu.
Langkah ini diambil sebagai upaya mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah sekaligus mendukung penataan tata ruang Kota Amuntai agar semakin tertata rapi.
Bupati HSU H. Sahrujani bersama Wakil Bupati Hero Setiawan turun langsung meninjau kondisi fisik lahan dan bangunan bekas rumah sakit tersebut, Rabu (19/08/2026).
Kawasan strategis tersebut diproyeksikan menjadi pusat perkantoran baru, salah satunya dipersiapkan untuk Kantor Bapperida Kabupaten HSU.
Di sela peninjauan, Kepala Dinas PUPR HSU Amos Silitonga memaparkan rincian teknis terkait kondisi bangunan, pemanfaatan lahan, serta rencana penataan area perkantoran.
Bupati Sahrujani menjelaskan bahwa penataan aset daerah secara maksimal akan berdampak positif pada efisiensi kerja dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Lahan eks RSUD Pembalah Batung ini sangat strategis. Dengan dialihfungsikan menjadi kompleks perkantoran, koordinasi antarinstansi bisa semakin solid dan pelayanan masyarakat lebih efisien,” ujar Sahrujani.
Sementara itu, Wakil Bupati Hero Setiawan menegaskan bahwa alih fungsi ini menjadi bagian penting dari penataan estetika perkotaan di Amuntai.
“Penataan ini tidak hanya mengoptimalkan aset, tetapi juga mempercantik kota Amuntai dan menyediakan ruang yang memadai bagi pusat pemerintahan,” tutur Hero.
Proses alih fungsi gedung dan lahan akan direalisasikan secara bertahap dengan tetap memperhatikan prinsip tata ruang dan kebutuhan prioritas Pemkab HSU.
