KANDANGAN, narasipublik.net – Tingginya kenaikan tarif cukai rokok yang ditetapkan oleh pemerintah sejak tahun 2021 hingga tahun 2022 ini membuat harga jual rokok di pasaran ikut mengalami lonjakan yang cukup signifikan.
Namun demikian, naiknya cukai rokok justru berhasil dimanfaatkan menjadi ladang rezeki oleh salah seorang pemuda asal Kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Pemuda bernama Muhammad Naufal Abdi (23) tersebut, berhasil membuka peluang bisnis barunya yakni kedai tembakau linting atau linting dewe (tingwe) yang kini banyak digandrungi oleh kalangan masyarakat.
![]()
Sejak Februari 2022, bisnis tembakau yang diberi nama “Abdi Tobacco” berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Kandangan Utara, Kecamatan Kandangan itu pun selalu ramai dikunjungi oleh pembeli setiap harinya.
Owner Abdi Tobacco itu pun mengatakan, awal dirinya memulai bisnis tersebut berawal dari ketertarikan dan kecintaannya terhadap tembakau yang pada saat itu merupakan salah satu alternatif pengganti rokok pabrikan.
“Karena saat itu harga rokok sudah mulai mahal, saya berinisiatif menggantinya dengan tembakau linting dan kemudian mulai mencoba menjualnya disini,” ucapnya, Selasa (15/11/2022).
Diterangkan lebih lanjut, meski diawal perjalan bisnisnya sempat mengalami berbagai kendala, namun hal tersebut tidak membuat dirinya patah arang dalam menekuni usaha miliknya tersebut.
“Waktu awal merintis masih terkendala dengan ketersediaan stok tembakau, karena kita tidak tau dimana distributornya. Bahkan kita juga pernah hampir ditipu orang,” tuturnya.
Berkat keuletan dan kesabarannya itu lah, kini kedai Abdi Tobacco sukses diminati oleh para pecinta tembakau baik dari wilayah Kandangan maupun luar Kabupaten HSS.
“Alhamdulillah, setiap hari pelanggan tembakau di tempat kita selalu ramai, bahkan tidak sedikit pembeli yang berasal dari Kabupaten tetangga datang ke sini,” ungkapnya.
Sementara itu, Suriani orang tua Naufal Abdi mengungkapkan, meski kini di wilayah Kabupaten HSS sudah mulai ramai toko tembakau, namun hal tersebut tidak membuat jumlah pelanggan Abdi Tobacco menurun.
Pasalnya, dirinya mengklaim bahwa setiap orang atau pelanggan memiliki selera yang berbeda, termasuk dalam hal menentukan pilihan rasa tembakau yang cocok untuk mereka konsumsi.
“Selain menjual berbagai jenis tembakau berkualitas, disini kami juga mengutamakan pelayanan, dimana mereka (pelanggan) kita bebaskan untuk mencicipi tembakau mana saja yang dia inginkan,” terangnya.
Tidak hanya itu, di kedai Abdi Tobacco juga memberikan bantuan kepada para pelanggan pemula yang ingin belajar untuk melinting tembakau tanpa dipungut biaya sepeserpun.
“Pelayanan-pelayanan itu lah yang membuat kedai Abdi Tobacco ini berbeda dan tidak ada di toko tembakau lainnya, sehingga kita masih bisa bertahan sampai saat ini,” pungkasnya.
Reporter : Rey
Editor : Van
