AMUNTAI, narasipublik.net – Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) STIA Amuntai tahun 2026 diwarnai dengan aksi penyampaian aspirasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).
Aksi simbolik yang dipimpin Ketua BEM STIA Amuntai Muhammad Hairul ini melibatkan berbagai organisasi kampus untuk membakar semangat kritis mahasiswa baru.
Dalam momentum tersebut, barisan mahasiswa bersama-sama menyanyikan Mars Mahasiswa serta mengumandangkan Sumpah Mahasiswa di lingkungan kampus.
Pihaknya juga membentangkan sejumlah spanduk berisi tuntutan publik seperti stabilisasi harga BBM, kewaspadaan karhutla, hingga penolakan LGBT.
Muhammad Hairul menjelaskan bahwa penyampaian aspirasi sengaja disisipkan dalam PKKMB agar mahasiswa baru memahami peran ganda mereka sebagai kaum intelektual.
“Kami ingin memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru bahwa menjadi mahasiswa bukan hanya tentang datang ke kampus, mengikuti perkuliahan, kemudian mendapatkan gelar,” ujar Muhammad Hairul.
Ia menekankan pentingnya menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial serta keberanian menyuarakan problematika yang terjadi di tengah masyarakat.
“Mahasiswa juga mempunyai tanggung jawab sosial untuk melihat, mengawal dan menyuarakan persoalan yang terjadi di tengah masyarakat,” tambahnya.
Melalui gebrakan ini, BEM STIA Amuntai berharap seluruh mahasiswa baru dapat menjelma sebagai agen perubahan yang aktif, progresif, dan peduli terhadap kemajuan daerah.
