KANDANGAN, narasipublik.net – Bunda PAUD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, membuka Pelatihan Pembelajaran Mendalam bagi Guru PAUD dan Pendidikan Inklusif Tahun 2026, Selasa (04/08/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Banjarbaru tersebut diikuti sekitar 100 tenaga pendidik guna memperkuat kapasitas dan strategi pembelajaran inovatif di daerah.
Pembukaan ditandai secara simbolis lewat penyematan tanda peserta serta penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) antarinstansi terkait demi pengembangan pendidikan anak usia dini.
Dalam sambutannya, Hj. Mustaidah menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang berkarakter.
“Anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan sehat. Kualitas guru menjadi kunci utama layanan terbaik,” ujar Hj. Mustaidah.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan sistem pendidikan inklusif agar seluruh anak mendapatkan hak belajar yang setara tanpa adanya diskriminasi.
“Setiap anak memiliki potensi luar biasa. Pada satuan pendidikan inklusif tidak boleh ada perbedaan perlakuan, semua berhak mendapat layanan bermutu,” tegasnya.
Hj. Mustaidah berharap para guru yang mengikuti pelatihan dapat menjadi tenaga pendidik yang adaptif, profesional, serta mampu menciptakan suasana belajar yang ramah anak.
Materi pelatihan sendiri diisi oleh narasumber ahli dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) serta Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalsel.
Melalui program ini, Pemkab HSS berkomitmen mencetak tenaga pendidik yang kompeten demi mempercepat lahirnya Generasi Emas 2045 yang berdaya saing tinggi.
