RANTAU, narasipublik.net – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Tapin menyatakan dukungan terhadap inisiatif pembentukan Federasi Orienteering Nasional Indonesia (FONI) di wilayah setempat.
Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) KORMI Tapin, M Helman Kurniawan usai menerima kunjungan tim inisiator FONI Tapin di Sekretariat KORMI Tapin, Kamis (16/04/2026).
Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga diisi dengan diskusi dan koordinasi terkait proses pembentukan Induk Organisasi Olahraga (Inorga) baru.
Sekjen KORMI Tapin, M Helman Kurniawan, mengatakan bahwa kehadiran FONI akan memberikan warna baru dan potensi besar bagi kemajuan dunia olahraga rekreasi di Kabupaten Tapin.
“Kami sangat mendukung terbentuknya Inorga FONI di Kabupaten Tapin. Olahraga ini sangat menarik,” ujar Helman.
Ia menuturkan, kehadiran Inorga baru ini diproyeksikan menjadi kekuatan tambahan bagi Kabupaten Tapin dalam menyongsong perhelatan Pekan Olahraga Daerah (Porda) KORMI pada tahun 2027 mendatang.
“Kita tidak menduga akan muncul Inorga baru seperti FONI di Tapin. Ini tentu harus kita dukung dan kembangkan bersama karena bisa menjadi peluang bagi Tapin untuk berprestasi dalam ajang Porda KORMI mendatang,” tuturnya.
Sementara itu, inisiator FONI Tapin, Mukriyani, mengaku mendapatkan banyak masukan terkait persyaratan administrasi dan teknis dalam proses Inorga baru di KORMI Tapin.
“Alhamdulillah, dari diskusi tadi kita banyak mendapatkan saran dan masukan terkait proses pembentukan Inorga baru yang dinaungi oleh KORMI Tapin,” ujar Mukriyani.
Kini pihaknya tengah berfokus melengkapi berkas persyaratan agar proses pembentukan federasi dapat rampung dalam waktu singkat guna memulai jalannya organisasi.
”Kami akan secepatnya melengkapi semua persyaratan dan berkas yang diminta agar keberadaan FONI mendapatkan legalitas yang sah di Kabupaten Tapin,” pungkasnya.
Sebagai informasi, FONI merupakan cabang olahraga rekreasi yang mengusung konsep orienteering, yakni aktivitas navigasi darat dalam membaca peta dan kompas.
Dimana olahraga ini memadukan antara kemampuan fisik seperti lari atau jalan cepat dengan keterampilan navigasi, dan strategi untuk menemukan titik kontrol tertentu di medan terbuka.
