BERITA UTAMAKANDANGAN (HSS)PERISTIWA

Bekantan Ditemukan Terluka di Hamak Timur, Damkar HSS Lakukan Evakuasi

×

Bekantan Ditemukan Terluka di Hamak Timur, Damkar HSS Lakukan Evakuasi

Sebarkan artikel ini
Tim Animal Rescue Damkar HSS berhasil mengevakuasi seekor bekantan berukuran cukup besar yang mengalami luka di Desa Hamak Timur. (Dok. Istimewa)
Tim Animal Rescue Damkar HSS berhasil mengevakuasi seekor bekantan berukuran cukup besar yang mengalami luka di Desa Hamak Timur. (Dok. Istimewa)

KANDANGAN, narasipublik.net Seekor bekantan berukuran cukup besar berhasil dievakuasi oleh Tim Animal Rescue dari Satpol PP dan Damkar Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Minggu (15/3/2026).

Satwa liar yang memiliki nama latin Nasalis larvatus tersebut ditemukan warga di Desa Hamak Timur, Kecamatan Telaga Langsat dengan kondisi mengalami luka sehingga perlu tindakan evakuasi.

Kepala Satpol PP dan Damkar HSS, Iwan Friady melalui Kabid Damkar Abdi Kusuma Jaya membenarkan adanya proses evakuasi terhadap satwa yang merupakan hewan dilindungi tersebut.

“Laporan diterima melalui telepon WhatsApp. Pelapor menyampaikan ada satu ekor bekantan dan meminta agar satwa tersebut dievakuasi atau dipindahkan ke tempat yang lebih aman,” ujarnya.

Setelah menerima laporan, tim Animal Rescue Damkar HSS segera menuju lokasi dengan membawa peralatan evakuasi yang diperlukan untuk melakukan penyelamatan.

“Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan proses evakuasi agar bekantan tidak mengalami kondisi yang lebih parah,” katanya.

Kasi Penanggulangan dan Penyelamatan Damkar HSS, Muhammad Mukhlis mengatakan setelah berhasil dievakuasi, bekantan tersebut kemudian dibawa ke Mako Damkar untuk penanganan sementara.

“Setelah itu kami berkoordinasi dengan pihak Pos BKSDA di Kandangan untuk penanganan lebih lanjut terhadap satwa tersebut,” jelasnya.

Menurut Mukhlis, bekantan tersebut selanjutnya dibawa untuk menjalani pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan karena ditemukan mengalami luka cukup serius.

“Bekantan tadi sudah dijemput untuk diperiksa oleh dokter hewan. Ada luka cukup serius di bagian kepala sehingga perlu mendapatkan pengobatan,” terangnya.