AMUNTAI (HSU)

Semangat Kartini di HSU, ASN Perempuan Pemkab HSU Kompak Berkebaya Saat Bertugas

×

Semangat Kartini di HSU, ASN Perempuan Pemkab HSU Kompak Berkebaya Saat Bertugas

Sebarkan artikel ini
ASN perempuan di UPT Puskesmas Sei Malang kompak mengenalan batik di Hari Kartini. (Dok. Narasi Publik)
ASN perempuan di UPT Puskesmas Sei Malang kompak mengenalan batik di Hari Kartini. (Dok. Narasi Publik)

AMUNTAI, narasipublik.net Pemandangan berbeda terlihat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Utara (HSU) saat seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan kompak mengenakan kebaya nasional, Selasa (21/04/2026).

Aksi mengenakan busana tradisional ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-147 sebagai simbol penghormatan terhadap perjuangan pahlawan emansipasi wanita di Indonesia.

Meski mengenakan kebaya nasional, para abdi negara ini tetap menunjukkan etos kerja dan profesionalitas tinggi dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat HSU.

Tampilan anggun para pegawai ini selaras dengan tema besar peringatan tahun ini, yakni “Semangat Kartini, Inspirasi Lintas Generasi”.

Diana Aliantini, salah satu ASN di UPT Puskesmas Sei Malang, mengatakan bahwa mengenakan kebaya di tengah aktivitas kedinasan bukanlah sebuah hambatan bagi mereka.

Ia mengaku bangga dapat menunjukkan identitas budaya bangsa sembari menjalankan kewajiban sebagai pelayan masyarakat di bidang kesehatan.

​”Kami bekerja seperti biasa tanpa ada beban dengan pakaian kebaya ini. Ini adalah wujud nyata dari semangat Kartini yang kami bawa ke masa kini,” ujar Diana.

Menurutnya, momentum 21 April merupakan pengingat atas jasa Raden Ajeng Kartini yang telah membuka akses kesetaraan hak bagi kaum perempuan di tanah air.

​Diana menegaskan bahwa keterlibatan aktif perempuan dalam birokrasi saat ini merupakan buah dari perjuangan masa lalu yang harus terus dijaga kualitasnya.

”Bagi kami, Kartini saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan tongkat estafet perjuangan tersebut melalui kontribusi nyata dalam pembangunan daerah,” tambahnya.

Kegiatan berkebaya serentak ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial tahunan, namun menjadi pemantik semangat bagi generasi muda agar nilai-nilai kemajuan yang diwariskan Kartini tetap hidup di setiap lini pengabdian.