KANDANGAN (HSS)PUBLIK SPORT

Sekda HSS Hadiri Pembukaan Ajang Talenta Pelajar 2025

×

Sekda HSS Hadiri Pembukaan Ajang Talenta Pelajar 2025

Sebarkan artikel ini
Sekda HSS, Muhammad Noor saat menghadiri pembukaan Ajang Talenta Pelajar 2025. (Foto : Prokopim HSS)
Sekda HSS, Muhammad Noor saat menghadiri pembukaan Ajang Talenta Pelajar 2025. (Foto : Prokopim HSS)

KANDANGAN, narasipublik.net Sekretaris Daerah (Sekda) Hulu Sungai Selatan (HSS), Muhammad Noor, menghadiri pembukaan Ajang Talenta Pelajar 2025 yang menampilkan lomba permainan rakyat dan olahraga tradisional di Lapangan Lambung Mangkurat, Kandangan, Minggu (14/12/2025).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-75 Kabupaten HSS yang diselenggarakan oleh Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) HSS.

Dalam sambutannya, Sekda Muhammad Noor menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah kemajuan daerah di masa depan.

“Talenta pelajar adalah aset dan harapan bangsa. Pemerintah daerah terus berkomitmen mendukung pengembangan bakat dan minat generasi muda,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam mendorong kemajuan daerah, sehingga ajang seperti ini perlu dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para peserta.

“Ikuti kegiatan ini dengan semangat dan rasa kebersamaan. Menang atau kalah itu biasa, tetapi sportivitas dan kekeluargaan harus tetap dijaga,” pesannya.

Menurutnya, lomba permainan rakyat dan olahraga tradisional juga memiliki nilai penting dalam pelestarian budaya lokal yang mulai jarang dikenal generasi muda.

“Kegiatan ini harus terus dipertahankan dan dikembangkan agar budaya daerah tetap hidup sekaligus melahirkan pelajar yang berprestasi,” pungkasnya.

Ajang Talenta Pelajar 2025 diikuti oleh 11 komunitas permainan rakyat dan olahraga tradisional dengan jumlah peserta yang cukup besar dari berbagai kategori lomba.

Total peserta yang terlibat, baik secara perorangan maupun beregu, mencapai 1.224 orang, menunjukkan tingginya antusiasme pelajar dalam mengikuti kegiatan berbasis budaya dan olahraga tradisional.