KANDANGAN (HSS)PERISTIWA

Rumah Kosong di Desa Bago Tanggul HSS Ludes Terbakar Akibat Karhutla

×

Rumah Kosong di Desa Bago Tanggul HSS Ludes Terbakar Akibat Karhutla

Sebarkan artikel ini
Kondisi rumah kosong di Desa Bago Tanggul HSS yang ludes terbakar akibat karhutla. (Dok: Istimewa)
Kondisi rumah kosong di Desa Bago Tanggul HSS yang ludes terbakar akibat karhutla. (Dok: Istimewa)

KANDANGAN, narasipublik.net Sebuah rumah kosong di Desa Bago Tanggul, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) ludes dilalap si jago merah imbah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (01/09/2026).

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 13.15 WITA. Api yang awalnya membakar area lahan di sekitar lokasi dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan rumah tersebut.

Camat Kalumpang, Wahyudi Nor menyampaikan bahwa kobaran api melahap habis seluruh fisik bangunan rumah yang berada di RT 03 RW 02 tersebut.

“Satu unit bangunan kosong terbakar habis, dugaan kuat pemicunya dari rembetan kebakaran lahan di sekitar lokasi,” ujar Wahyudi.

Kondisi lingkungan di sekitar bangunan yang dipenuhi belukar tebal disinyalir menjadi penyebab utama api cepat membesar. Semak liar yang mengering membuat amukan api sulit dikendalikan.

Sementara itu, Kapolsek Kalumpang, AKP Samsi mengonfirmasi bahwa kondisi bangunan yang tak terawat membuat material kayu sangat rentan tersulut api.

“Area sekitar bangunan dipenuhi semak belukar yang cukup tinggi dan kering, sehingga mengarahkan kobaran api langsung menjalar ke rumah,” terang Samsi.

Bangunan tersebut diketahui sudah tidak berpenghuni selama enam tahun terakhir. Seluruh isi rumah dalam keadaan kosong tanpa ada perabotan yang tersisa.

Pemilik rumah dikabarkan sudah lama pindah dan bertempat tinggal di wilayah tetangga, yakni Kabupaten Banjar.

Kepala Desa Bago Tanggul, Ahmad Riadi mengungkapkan, identitas pemilik bangunan kayu yang kini tinggal tersisa puing tersebut yakni milik Jumrah (86).

“Bangunan ini milik Ibu Jumrah usia 86 tahun. Yang bersangkutan saat ini menetap di Martapura,” ungkap Ahmad.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, seluruh bagian bangunan dilaporkan rusak total hingga 100 persen.