KANDANGAN, narasipublik.net – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Muhammad Noor, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tahun 2026, Senin (8/6/2026).
Rakor yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI ini bertujuan memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Melalui forum tersebut, pemerintah daerah diinstruksikan untuk terus memantau pergerakan harga pasar serta memastikan ketersediaan pasokan komoditas pangan di daerah masing-masing.
Langkah penekanan laju inflasi ini dinilai sangat penting guna menjaga stabilitas ekonomi makro sekaligus melindungi daya beli masyarakat agar tetap stabil.
Selain mengupas urusan inflasi, pertemuan daring ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi mengenai Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal bagi pelaku usaha.
Pemerintah pusat mendorong jajaran Pemkab HSS untuk berperan aktif menyosialisasikan regulasi wajib sertifikasi halal guna mendongkrak daya saing produk lokal di kancah nasional.
“Kebijakan ini sangat penting untuk mendukung implementasi sertifikasi halal sebagai upaya meningkatkan daya saing produk lokal, memberikan kepastian bagi konsumen, serta memperluas peluang pasar bagi pelaku usaha,” ujar Muhammad Noor.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif Pemkab HSS dalam rakor ini menjadi bukti komitmen daerah dalam mengawal program ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan.
Melalui kolaborasi lintas sektor yang kuat, Pemkab HSS optimis mampu mengendalikan harga pangan sekaligus memfasilitasi kemudahan sertifikasi produk bagi para pelaku UMKM setempat.
Langkah ini diharapkan tidak hanya mampu menciptakan iklim pasar yang kondusif, melainkan juga memicu pertumbuhan ekonomi daerah yang bermuara pada kesejahteraan warga.
