PUBLIK SPORT, narasipublik.net – Garudayaksa FC gagal mengamankan kemenangan setelah bermain imbang 1-1 melawan FC Bekasi City pada lanjutan Pegadaian Championship Liga 2 pekan ke-15.
Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Gelora Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (10/1/2026) malam.
Dalam laga itu, FC Bekasi City lebih dulu membuka keunggulan melalui gol Renan Silva pada menit ke-30.
Tidak berselang lama, Garudayaksa FC berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan Obet Choiri pada menit ke-33.
Namun, Gol penyeimbang tersebut memicu perdebatan di lapangan dan di kalangan penonton.
Pasalnya, bola hasil sepak pojok yang dilepaskan Feby Eka terlihat berada di luar garis pojok sebelum mengarah ke Obet Choiri.
Meski demikian, wasit Mansur yang memimpin laga tetap mengesahkan gol tersebut tanpa melakukan pengecekan melalui Video Assistant Referee (VAR).
Usai pertandingan, pelatih Garudayaksa FC, Khamid Mulyono, mengaku tidak mempermasalahkan keputusan wasit atas gol yang diperdebatkan itu.
“Gol itu sudah disahkan wasit dan tidak mengubah hasil akhir pertandingan,” ujar Khamid.
Ia mengakui hasil imbang tersebut membuat timnya gagal mempersembahkan kemenangan untuk suporter.
“Hasil akhirnya kami kecewa karena tidak bisa meraih tiga poin,” katanya.
Khamid menegaskan fokus tim kini tertuju pada laga berikutnya demi menjaga posisi di puncak klasemen.
“Poin ini tetap berguna untuk kami di papan klasemen dan akan jadi bahan evaluasi ke depan,” ucapnya.
Hasil tersebut membuat Garudayaksa FC masih bertahan di peringkat pertama dengan raihan 29 poin dari 15 pertandingan.
Sementara itu, FC Bekasi City menempati posisi kelima dengan koleksi 21 poin dari jumlah laga yang sama.

