BATU LICIN (TANAH BUMBU)PERISTIWA

Bocah Tenggelam di Danau Arraudah Tanah Bumbu Ditemukan Meninggal Dunia

×

Bocah Tenggelam di Danau Arraudah Tanah Bumbu Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Tim SAR gabungan melakukan proses pencarian terhadap bocah yang tenggelam di Danau Komplek Arraudah 6, Karang Jawa, Kabupaten Tanah Bumbu. (Dok. Istimewa)
Tim SAR gabungan melakukan proses pencarian terhadap bocah yang tenggelam di Danau Komplek Arraudah 6, Karang Jawa, Kabupaten Tanah Bumbu. (Dok. Istimewa)

BATU LICIN, narasipublik.net Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Oktovelo Kandy Irawan (10), anak laki-laki yang dilaporkan tenggelam di Danau Komplek Arraudah 6, Karang Jawa, Kabupaten Tanah Bumbu.

Korban yang merupakan warga Desa Barokah, Kecamatan Simpang Empat ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 18.20 WITA.

Jasad bocah malang tersebut berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan setelah menyisir area danau sedalam sekitar 10 meter dari titik awal tempat korban diduga tenggelam.

Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin menerima laporan darurat pada siang hari sekitar pukul 12.15 WITA dan langsung menggerakkan Unit Siaga SAR Batulicin ke lokasi.

Operasi pencarian ini melibatkan personel gabungan dari Brimob, Satpolairud, Polsek, Koramil, Babinsa, BPBD, Damkar, PT Jhonlin Rescue, hingga masyarakat yang bahu-membahu menyisir dasar danau.

Petugas di lapangan sempat menghadapi kendala jarak pandang yang sangat terbatas di bawah air akibat tebalnya endapan lumpur di dasar danau tersebut.

Usai ditemukan, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Marina Batulicin untuk penanganan medis lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

“Korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Kami turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi ini,” ujar SAR Mission Coordinator (SMC) Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana.

Pihaknya juga mengimbau para orang tua agar memperketat pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di dekat kawasan perairan guna mencegah kejadian serupa.

“Penggunaan alat keselamatan dan pengawasan yang memadai sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa di kemudian hari,” pungkasnya.