KUALA KAPUAS, narasipublik.net – Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, resmi melepas keberangkatan jamaah calon haji asal Kabupaten Kapuas Tahun 1447 H/2026 M di Masjid Agung Al-Mukarram Amanah Kuala Kapuas, Senin (27/4/2026) malam.
Acara pelepasan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas Usis I Sangkai, unsur Forkopimda, para asisten, kepala perangkat daerah, serta tokoh agama setempat.
Jamaah yang diberangkatkan pada tahap pertama ini merupakan bagian dari total 320 jamaah asal Kabupaten Kapuas yang terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter).
Guna memberikan pelayanan terbaik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas telah menyiapkan armada bus yang nyaman serta tim pendamping khusus untuk melayani kebutuhan jamaah selama perjalanan.
Dalam arahannya, Bupati HM Wiyatno mengingatkan para jamaah untuk senantiasa menjaga kondisi fisik mengingat perbedaan cuaca yang cukup ekstrem di tanah suci.
“Kami pemerintah daerah dan seluruh warga Kabupaten Kapuas mendoakan Bapak dan Ibu semua lancar dalam perjalanan serta pulang menjadi haji yang mabrur,” kata Wiyatno.
Bupati juga menitipkan pesan khusus kepada para jamaah agar mendoakan kebaikan bagi daerah selama berada di tempat-tempat mustajab nantinya.
“Tolong doakan juga kami di Kabupaten Kapuas agar masyarakat kita semakin lebih baik, semakin damai, dan semakin sejahtera,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kapuas, Sutrisno, meminta jamaah untuk disiplin mematuhi arahan petugas kloter dan tim kesehatan.
Ia berharap seluruh rangkaian ibadah, mulai dari wukuf hingga tawaf, dapat dijalankan oleh seluruh jamaah dengan sempurna dan tanpa kendala berarti.
“Manfaatkan waktu di sana untuk ibadah karena waktu di tanah suci sangat berharga. Kami berdoa agar Allah memudahkan seluruh rangkaian ibadah,” tutur Sutrisno.
Pihaknya mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kekuatan fisik dan kesabaran sehingga mampu meraih predikat haji yang mabrur.
“Kami berdoa semoga ibadah haji ini mabrur yang tidak ada balasan baginya kecuali surga,” pungkasnya.
