KANDANGAN (HSS)PERISTIWA & HUKUM

Polres HSS Paparkan Capaian Penegakan Hukum Sepanjang 2025

×

Polres HSS Paparkan Capaian Penegakan Hukum Sepanjang 2025

Sebarkan artikel ini
Polres HSS menggelar konferensi pers akhir tahun 2025. (Sumber : Istimewa)
Polres HSS menggelar konferensi pers akhir tahun 2025. (Sumber : Istimewa)

KANDANGAN, narasipublik.net Sepanjang tahun 2025, Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) mencatat capaian signifikan dalam penegakan hukum, khususnya pada pengungkapan kasus narkotika.

Kapolres HSS Muhammad Yakin Rusdi menyampaikan bahwa sejak Januari hingga Desember 2025, pihaknya berhasil mengungkap 99 perkara narkotika dengan total 121 orang tersangka.

“Dari jumlah tersebut, 115 tersangka merupakan laki-laki dan enam perempuan,” ujarnya saat konferensi pers akhir tahun, Jumat (26/12/2025).

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi juga menyita barang bukti berupa 361,18 gram sabu, 100 butir dextro, serta 180 butir obat daftar G yang memiliki nilai jual tinggi di pasar gelap.

AKBP Yakin Rusdi menjelaskan, mayoritas tersangka yang diamankan berperan sebagai pengedar.

“Sebanyak 114 orang merupakan pengedar, sementara tujuh lainnya adalah pengguna. Ini menunjukkan peredaran narkotika masih membutuhkan pengawasan ketat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa Polres HSS tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah pencegahan melalui patroli rutin, penyuluhan hukum, dan sosialisasi bahaya narkoba.

“Kami terus mendorong edukasi kepada pelajar dan masyarakat agar mata rantai peredaran narkoba dapat diputus,” ucapnya.

Selain narkotika, Polres HSS juga menangani berbagai tindak pidana lain sepanjang 2025, di antaranya pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian biasa, serta kepemilikan senjata tajam.

“Tercatat pula kasus penganiayaan berat, pembunuhan, persetubuhan, kekerasan seksual, perjudian, dan sejumlah perkara lainnya,” ungkapnya.

Kapolres HSS menyebut, kasus kepemilikan senjata tajam masih cukup tinggi akibat kebiasaan sebagian masyarakat membawa sajam tanpa kepentingan yang sah.

“Kami berkomitmen akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat demi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah,” pungkasnya.