MARTAPURA (BANJAR)PERISTIWA

Diduga Terpeleset Saat Cari Rebung, Wanita 50 Tahun di Banjar Hanyut di Sungai

×

Diduga Terpeleset Saat Cari Rebung, Wanita 50 Tahun di Banjar Hanyut di Sungai

Sebarkan artikel ini
Diduga Terpeleset Saat Cari Rebung, Wanita 50 Tahun di Banjar Hanyut di Sungai. (Dok. Ilustrasi AI)
Diduga Terpeleset Saat Cari Rebung, Wanita 50 Tahun di Banjar Hanyut di Sungai. (Dok. Ilustrasi AI)

MARTAPURA, narasipublik.net Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang di aliran Sungai Desa Rantau Nangka, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar.

Korban yang diketahui bernama Nurhasanah Binti Ardian (50) tersebut diduga kuat tenggelam setelah terpeleset saat beraktivitas di pinggiran sungai setempat.

Berdasarkan laporan yang masuk, peristiwa nahas ini bermula ketika korban sedang mencari tanaman rebung di sekitar area bantaran sungai, Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 16.00 WITA.

Nahas, korban diduga kehilangan keseimbangan hingga terpeleset lalu tercebur ke dalam aliran sungai yang cukup dalam.

Kejadian tersebut awalnya diketahui oleh seorang saksi yang merupakan penyandang tunawicara, yang kemudian langsung bergegas mengabari warga sekitar untuk meminta bantuan.

Mendapat informasi darurat itu, pada Selasa (9/6/2026) Unit Siaga SAR Tapin langsung menerjunkan satu tim rescue berkekuatan tujuh personel menuju lokasi kejadian dengan menggunakan Rescue Car Carrier.

Operasi pencarian ini pun langsung melibatkan kolaborasi dari unsur Unit Siaga SAR Tapin, Polsek Sungai Pinang, serta dibantu oleh masyarakat setempat.

Sejumlah peralatan seperti Rubber Boat, alat komunikasi, perlengkapan water rescue, hingga dua set peralatan selam dikerahkan untuk menyisir sungai.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin selaku SMC, I Putu Sudayana, menegaskan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait demi memaksimalkan pencarian.

“Kami berharap korban dapat segera ditemukan dan kami mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai,” ujar I Putu Sudayana.