KOTA BANJARMASINPEMERINTAH DAERAH

Tahun 2026, Dispersip Kalsel Targetkan Peningkatan Literasi Daerah

×

Tahun 2026, Dispersip Kalsel Targetkan Peningkatan Literasi Daerah

Sebarkan artikel ini
Foto bersama usai kegiatan rapat koordinasi awal tahun Dispersip Kalsel. (Dok. MC Kalsel)
Foto bersama usai kegiatan rapat koordinasi awal tahun Dispersip Kalsel. (Dok. MC Kalsel)

BANJARMASIN, narasipublik.net Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan komitmennya untuk meningkatkan efektivitas serta mutu pelaksanaan program kerja sepanjang tahun 2026.

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dispersip Kalsel, Sri Mawarni, saat rapat koordinasi awal tahun yang digelar di Aula Dispersip Kalsel, belum lama tadi.

Rapat koordinasi ini menjadi wadah strategis bagi seluruh bidang untuk menyelaraskan perencanaan dan pelaksanaan program, baik di sektor perpustakaan maupun kearsipan.

“Kegiatan ini bertujuan menyinergikan seluruh rencana kerja agar pelaksanaannya lebih optimal dan tepat sasaran,” ujar Sri Mawarni, Rabu (14/1/2026).

Ia menjelaskan, setiap bidang memaparkan rencana program kerja masing-masing yang kemudian dibahas bersama melalui diskusi.

“Paparan program dilanjutkan dengan diskusi untuk memastikan target kinerja tahun 2026 dapat tercapai,” katanya.

Menurut Sri Mawarni, rapat koordinasi juga menitikberatkan pada penguatan kearsipan serta pengembangan budaya baca di tengah masyarakat.

“Selain kearsipan, peningkatan literasi dan minat baca masyarakat juga menjadi perhatian utama kami,” ucapnya.

Ia berharap, sinergi dan soliditas seluruh pegawai Dispersip Kalsel semakin meningkat dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

“Sebagai pelayan masyarakat, kita harus terus mendorong perpustakaan dan kearsipan agar semakin maju dan berkembang,” tuturnya.

Melalui optimalisasi program kerja yang terarah, Dispersip Kalsel menargetkan dampak positif terhadap peningkatan literasi masyarakat Kalimantan Selatan.

“Kami berharap upaya ini dapat berkontribusi nyata dalam meningkatkan tingkat literasi di daerah,” pungkas Sri Mawarni.