KANDANGAN (HSS)

Para Istri ASN di HSS Ikuti Seminar Pengembangan Kepribadian

Avatar photo
754
×

Para Istri ASN di HSS Ikuti Seminar Pengembangan Kepribadian

Sebarkan artikel ini
DWP Kabupaten HSS
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar seminar pengembangan kepribadian, Selasa (04/05/2021). Sumber : untuk narasipublik.net

KANDANGAN, narasipublik.net Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar seminar pengembangan kepribadian yang diikuti para istri-istri Aparatur Sipil Negara (ASN), Selasa (04/05/2021).

Kegiatan yang bertempat di rumah dinas Sekda Kabupaten HSS tersebut merupakan rangkaian dari pertemuan bulanan seluruh pengurus DWP kabupaten dan kecamatan.

Ketua DWP Kabupaten HSS, Elyani Yustika mengatakan, seminar pengembangan kepribadian sangat penting bagi seluruh anggota DWP selaku para istri ASN agar menjadi panutan di keluarga.

“Seluruh istri ASN juga menjadi perhatian masyarakat, maka dari itu seorang DWP haruslah menjadi panutan bagi anak-anak dan keluarganya seperti halnya para ASN yang merupakan role model di masyarakat,” ucap Elyani Yustika.

Dengan adanya pengembangan kepribadian diharapkan seluruh anggota DWP dapat membentuk karakter jiwa anak-anaknya agar nantinya berguna, sukses dan diterima di masyarakat.

“Dengan kepribadian yang baik juga dapat mempengaruhi perkembangan karir suami-suami mereka selaku seorang ASN,” terangnya.

Dimana pengembangan kepribadian merupakan sebuah proses pengasahan sifat bagi seseorang guna mengurangi sifat-sifat buruk yang ada didalam diri.

“Ada tiga konsep yang mendasari kepribadian diantaranya diri ideal atau ideal self, citra diri atau self image dan jati diri atau self identity yang harus kita ketahui sebelumnya,” paparnya.

Sebelum merubah kepribadian lebih baik, seseorang dituntut untuk memahami konsep diri terlebih dahulu yang meliputi aspek fisik.

“Aspek sosial, aspek sikologis yang selama ini terbentuk dari pengalaman masa lalu serta interaksi kita dengan orang lain, hal itu yang harus diperhatikan terlebih dahulu sebelum memulai pengembangan kepribadian,” pungkasnya. (Irf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *