KANDANGAN (HSS)PERISTIWA

Medan Sulit Dijangkau, Helikopter Water Bombing Turun Padamkan Karhutla di Daha Barat HSS

×

Medan Sulit Dijangkau, Helikopter Water Bombing Turun Padamkan Karhutla di Daha Barat HSS

Sebarkan artikel ini
Helikopter Water Bombing melakukan pengisian air di Sungai Nagara untuk bersiap memadamkan Karhutla di Desa Baru, Kecamatan Daha Barat, Kabupaten HSS. (Dok: Istimewa)
Helikopter Water Bombing melakukan pengisian air di Sungai Nagara untuk bersiap memadamkan Karhutla di Desa Baru, Kecamatan Daha Barat, Kabupaten HSS. (Dok: Istimewa)

KANDANGAN, narasipublik.net Helikopter water bombing (WB) milik Satgas Udara BPBD Provinsi Kalsel dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Baru, Kecamatan Daha Barat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Senin (07/09/2026).

Upaya itu dilakukan lantaran lokasi kobaran api di kawasan tersebut sangat sulit dijangkau oleh petugas satgas darat serta minim sumber air terdekat.

Pihak BPBD HSS mengonfirmasi armada helikopter bernomor registrasi N711BF bergerak cepat dan langsung beroperasi menyiramkan air sejak pukul 12.25 WITA.

Camat Daha Barat, Khairuddin, menyebutkan bahwa area kebakaran kali ini berada di titik rawa yang terisolasi sehingga tidak memungkinkan untuk ditembus relawan darat.

“Lokasi titik api cukup jauh dan jalurnya sulit diakses petugas maupun relawan desa. Karena itu kami langsung berkoordinasi meminta bantuan water bombing,” ujar Khairuddin.

Ia mengapresiasi respons cepat Satgas Udara Kalsel yang langsung menurunkan armada helikopter tak lama setelah pihak kecamatan melayangkan laporan darurat.

Proses penyiraman air dilakukan secara intensif dengan mengambil pasokan air langsung dari aliran Sungai Nagara yang berada tak jauh dari kawasan rawa terdampak.

Sementara itu, Kalak BPBD HSS Ika Aguspiannor menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan cepat Satgas Udara Kalsel dalam menanggulangi karhutla di wilayahnya.

“Sinergi cepat dari Satgas Udara sangat membantu penanganan titik api yang sulit dijangkau armada darat di Daha Barat,” tutur Ika.

Hingga sore hari, armada helikopter masih terus melakukan bombing udara guna memastikan seluruh titik api dan kepulan asap di Desa Baru benar-benar padam.