KOTA BANJARBARU

Bar On The Street Kembali Bagikan Makan Gratis Untuk Pejuang Nafkah Jalanan

446
×

Bar On The Street Kembali Bagikan Makan Gratis Untuk Pejuang Nafkah Jalanan

Sebarkan artikel ini
Bar On The Street

BANJARBARU, narasipublik.net Di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Banjarbaru. Bar On The Street (BOTS) yang merupakan Gerakan Makan Gratis untuk pejuang nafkah jalanan kembali digelar.

Aksi diprakarsai oleh Sesama Movement yang berkolaborasi dengan pelaku usaha lokal seperti Semuka Cafe, Ikigai Coffee dan Nyamsir kali ini pun merupakan kali keempat yang dihelat setiap pekan Jumat.

PIC Program dan Media Sesama Movement, Nadya mengatakan diedisi keempat ini pihaknya melakukan penyesuaian, yang mana tim relawan tidak menyediakan layanan makan di tempat seperti konsep awal.

“Karena Kota Banjarbaru memberlakukan PPKM Level 4, maka dari itu aturannya kita putuskan aksi berbaginya mengambil konsep take away atau dibawa pulang,” ucap Nadya, Jumat (20/08/2021).

Kendati demikian, konsep bar jalanan masih dipertahankan, yang mana pihaknya tetap menyediakan beberapa menu makanan langsung di lokasi untuk diambil penerima manfaat yang memerlukan.

“Bedanya, penerima manfaat tidak menikmati makanannya di meja dan kursi di lokasi. Untuk protokol kesehatan tetap kita upayakan penuhi, semisal menyediakan masker dan hand sanitizer,” tambahnya.

Dalam aksi kali ini total ada puluhan makanan yang dibagikan. Selain menetap di titik aksi yang berlokasi di Jalan STM Banjarbaru, edisi keempat katanya juga menggelar sistem gerebek langsung.

“Jadi sebagian paket makan gratis itu kita serahkan langsung ke titik-titik dimana pejuang nafkah jalanan beraktivitas. Ada di persimpangan jalan, ada di bibir jalan dan beberapa tempat lain,” ungkapnya.

Project Leader Sesama Movement, Muhammad Rifani menambahkan, Gerakan Makan Gratis Bar On The Street akan kembali digelar pekan depan.

Dimana mana aksi tersebut merupakan gerakan kolektif dan kolaboratif dari berbagai pihak terutama para pelaku usaha khususnya kuliner.

“Kita setiap hari Jumat dan ingin menciptakan ekosistem yang saling mendukung dan memajukan dalam unsur kebaikan,” katanya.

Lantas apakah aksi donasi ini hanya terbatas untuk kalangan pelaku usaha kuliner? Rifani menjawab bahwa aksi kolektif ini bersifat terbuka.

Artinya siapa saja yang mau berdonasi, baik pelaku usaha atau individu bisa dipersilahkan untuk berpartisipasi.

“Kalau kawan-kawan secara personal ingin berpartisipasi atau berdonasi berapa saja tentu bisa. Mungkin bisa hubungi kita di akun instagram Sesama Movement, di sana sudah lengkap informasinya,” tutup Rifani. (DAL)

Editor : Van