BANJARMASIN, narasipublik.net – Basarnas Banjarmasin memperluas jangkauan pencarian korban musibah kapal KM Virgo Transport 8 hingga ke wilayah perairan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.
Pada hari ke-38 operasi SAR, petugas memfokuskan penyisiran di kawasan pesisir Sukamara, Seruyan, serta Ketapang untuk mengantisipasi korban yang terseret arus laut.
Kasi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Banjarmasin, Bram Madya Temara, menyampaikan bahwa upaya pencarian di wilayah pesisir tersebut masih terus berjalan.
”Sampai hari ke-38 sisa korban hilang masih belum ditemukan, kami mengantisipasi jika ada yang terbawa arus ke sana,” ujar Bram, Selasa (20/10/2026).
Ia menegaskan hingga saat ini operasi pencarian belum ditutup dan armada utama tetap disiagakan di jalur perairan strategis.
Sejumlah kendala masih membayangi tim di lapangan, terutama dugaan adanya jasad korban yang terperangkap di dalam bangkai kapal.
Proses evakuasi di dalam badan kapal memerlukan penanganan khusus melalui skema SAR salvage yang melibatkan pihak ketiga.
”Akan dilakukan penyelaman lebih lanjut di luar kompetensi kami,” terang Bram mengenai teknis evakuasi di dalam kapal.
Sementara itu, tiga kapal utama milik Basarnas yakni KN SAR Pacitan, KN SAR Purworejo, dan KN SAR Kamajaya masih disiagakan di lokasi untuk menunjang penyisiran.
Berdasarkan data resmi, sebanyak 190 penumpang berhasil dievakuasi dengan rincian 108 selamat dan 82 meninggal dunia, sedangkan 53 korban lainnya masih dinyatakan hilang.











