AMUNTAI (HSU)PERISTIWA

Lima Titik Hotspot Terdeteksi di HSU, Tim Gabungan Perketat Potensi Karhutla

×

Lima Titik Hotspot Terdeteksi di HSU, Tim Gabungan Perketat Potensi Karhutla

Sebarkan artikel ini
Tim gabungan melakukan ground check titik hotspot di Desa Mawar Sari, Kecamatan Amuntai Tengah. (Dok: Istimewa)
Tim gabungan melakukan ground check titik hotspot di Desa Mawar Sari, Kecamatan Amuntai Tengah. (Dok: Istimewa)

AMUNTAI, narasipublik.net Aparat kepolisian bersama tim gabungan memperketat pengawasan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setelah lima titik panas (hotspot) terdeteksi di Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Satelit menangkap sebaran titik panas tersebut berada di dua lokasi berbeda, yakni tiga titik di kawasan Desa Mawar Sari dan dua titik lainnya di wilayah Desa Pinang Habang.

Merespons temuan di aplikasi Lancang Kuning dan Sipongi tersebut, personel Polsek Amuntai Tengah bersama BPBD HSU serta Manggala Agni langsung bergerak melakukan pemeriksaan lapangan (ground check).

Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto melalui Kapolsek Amuntai Tengah Ipda Sulistono menjelaskan, tim gabungan sempat mengalami kendala saat menuju titik koordinat api lantaran kondisi geografis yang sulit.

“Tim sudah melakukan ground check di Desa Mawar Sari. Namun titik hotspot tidak dapat dijangkau karena akses menuju lokasi terhalang semak belukar, rawa, dan sungai,” ujar Ipda Sulistono, Kamis (09/07/2026).

Meski terhalang jarak sekitar tiga kilometer dari titik akses terakhir, petugas memastikan tidak ada lagi kobaran api aktif yang menyala di area lahan tidur tersebut.

Sementara itu, ​Kepala BPBD HSU, Syamrani, mengungkapkan situasi di lokasi rawa gambut tersebut kini sudah sepenuhnya terkendali dan tidak ditemukan lagi sisa asap kebakaran.

“Api sudah padam dan tidak ditemukan kabut asap. Vegetasi yang terbakar berupa rumput rawa gambut dengan jenis kebakaran permukaan,” kata Syamrani.

Ia menambahkan, tingginya kelembapan tanah yang mencapai 75 persen di area tersebut sangat membantu meminimalisir potensi bara api kembali menyala.

Guna mengantisipasi kemunculan titik api baru, tim gabungan kini gencar melakukan patroli dialogis dan mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena ada sanksi pidana yang menanti.