AMUNTAI (HSU)POLITIK

Tatap Pemilu 2029, KPU Kalsel Ajak Generasi Muda HSU Berperan Aktif dalam Demokrasi

×

Tatap Pemilu 2029, KPU Kalsel Ajak Generasi Muda HSU Berperan Aktif dalam Demokrasi

Sebarkan artikel ini
Anggota KPU Provinsi Kalsel, M. Fahmi Failasopa memberikan materi kegiatan Pelatihan Dasar Demokrasi dan Kepemiluan. (Dok. Narasi Publik)
Anggota KPU Provinsi Kalsel, M. Fahmi Failasopa memberikan materi kegiatan Pelatihan Dasar Demokrasi dan Kepemiluan. (Dok. Narasi Publik)

AMUNTAI, narasipublik.net Generasi muda dinilai memegang peranan penting sebagai pilar strategis dalam menentukan arah dan kualitas perjalanan demokrasi Indonesia di masa depan.

Hal tersebut ditegaskan oleh Anggota KPU Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), M. Fahmi Failasopa, dalam Pelatihan Dasar Demokrasi dan Kepemiluan di Aula Agung Setda HSU, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan edukatif yang menyasar puluhan mahasiswa dan pemuda ini diinisiasi secara kolaboratif oleh Forum Demokrasi Milenial (FDM) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Di hadapan peserta, Fahmi memaparkan bahwa kelompok milenial dan generasi Z merupakan basis pemilih terbesar yang menjadi penentu utama legitimasi proses kepemiluan.

“Pemuda jangan hanya menjadi penonton dalam proses demokrasi. Mereka harus hadir sebagai pelaku yang ikut menentukan arah pembangunan bangsa,” ujar Fahmi.

Ia menambahkan, salah satu tantangan berat menjelang kontestasi Pemilu 2029 adalah bagaimana membangun kedewasaan berpolitik di tengah gempuran arus informasi digital.

Untuk itu, kecakapan dalam menyaring informasi di media sosial harus dimiliki agar para pemilih pemula tidak terjebak dalam pusaran hoaks serta kampanye hitam.

“Literasi digital menjadi bagian penting dalam demokrasi modern. Pemilih muda harus mampu membedakan informasi yang benar dan yang menyesatkan,” tegasnya.

Sementara itu, Pihaknya turut memberikan apresiasi atas tingginya antusias komunitas anak muda di Amuntai yang proaktif mengawal isu pendidikan politik sejak dini.

Diharapkan, lewat pelatihan ini akan lahir kader-kader pelopor demokrasi baru yang mampu mengedukasi warga sekitar mengenai hak dan kewajiban konstitusionalnya.