KANDANGAN, narasipublik.net – Sebanyak 850 santri yang berasal dari 30 pondok pesantren di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasional, Kamis (22/10/2026).
Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, kegiatan tahunan ini menjadi ajang unjuk bakat serta keterampilan santri di luar bidang keagamaan.
Ketua Pelaksana Peringatan Hari Santri dari Pondok Pesantren Darul Ulum Kandangan, Muhammad Afdhal, menerangkan bahwa antusias santri se-Kabupaten HSS sangat tinggi dalam menyukseskan gelaran tersebut.
”Upacara diikuti sebanyak 850 peserta perwakilan dari 30 pondok pesantren yang tersebar di wilayah HSS,” ujar Afdhal.
Keunikan peringatan tahun ini terlihat dari kolaborasi petugas upacara yang melibatkan gabungan santri dari tiga pondok pesantren berbeda.
Tim paduan suara diisi oleh santri Ponpes Dalam Pagar, aksi marching band dibawakan santri Ponpes Ibnu Atha’illah, sedangkan pengibar bendera dipercayakan kepada santri Ponpes Al-Baladul Amin.
Afdhal menyebutkan, kolaborasi lintas pesantren ini sengaja dibentuk untuk membuktikan bahwa kalangan santri juga memiliki kapasitas serta potensi bakat yang luas.
”Kami ingin memperlihatkan kepada khalayak luas bahwa santri pesantren juga mahir dan terampil dalam berbagai disiplin kegiatan,” tegasnya.
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 ini diharapkan mampu memupuk rasa percaya diri, kedisiplinan, serta menguatkan peran santri dalam menyongsong pembangunan daerah dan bangsa.








