oleh

Pelaku Mutilasi Wanita di Belitung Banjarmasin Terancam Hukuman Mati

NARASI PUBLIK

BANJARMASIN, narasipublik.net Kasus pemenggal kepala seorang perempuan di Kelurahan Belitung Selatan, Banjarmasin Barat yang terjadi pada Rabu (02/06/2021) lalu, memasuki babak baru.

Dimana pelaku bernama Herry Purwanto kini telah disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum.

“Untuk sidang pertama sudah dilakukan Rabu (20/10/2021) kemarin dengan agenda pembacaan dakwaan,” ucap Radityo Wisnu Aji selaku Jaksa Penuntut Umum, Selasa (26/10/2021).

Kepala Subseksi Prapenuntutan Tindak Pidana Umum Kejari Banjarmasin tersebut mengatakan, terdakwa disangkakan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dalam dakwaan primer. Serta pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dalam dakwaan subsider.

“Ancaman hukumannya penjara 15 sampai 20 tahun atau bisa seumur hidup dan hukuman mati,” ujarnya.

Dikatakan lebih lanjut, sidang berikutnya dilanjutkan Rabu (27/10/2021) di PN Banjarmasin dengan agenda keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Besok kembali dilakukan sidang lanjutannya tentang keterangan saksi,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait status kejiwaan terdakwa, Radityo menegaskan bahwa yang bersangkutan bukanlah merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

“Dari hasil penelitian di tahap dua, kami berkeyakinan yang bersangkutan tidak mengidap gangguan jiwa. Tapi memang kecenderungan psikopat karena sering melihat video sadis di internet dan hal itu diakui oleh terdakwa,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, terdakwa melakukan pembunuhan terhadap seorang perempuan dengan cara memutilasi kepala korban disebuah rumah kosong di Gang Keluarga, Jalan Belitung Laut, Rabu (02/06/2021).

Dari berkas yang disampaikan penyidik kepada Jaksa, kejadian diawali dari aktivitas terdakwa mencari teman kencan di kawasan pasar Sudi Mampir.

Karena muncul berbagai persoalan antara keduanya, membuat terdakwa tega menghabisi nyawa korban dengan sadis.

Tidak berselang lama, setelah kejadian terdakwa sempat berupaya melarikan diri ke arah Kabupaten Tanah Laut namun berhasil diringkus pihak kepolisian.

Reporter : DAL
Editor : Van

Berita Lainnya :