DPRDKANDANGAN (HSS)

Musrenbang se-Daha, DPRD HSS Dorong Pembangunan Prioritas Berbasis Kebutuhan Masyarakat

×

Musrenbang se-Daha, DPRD HSS Dorong Pembangunan Prioritas Berbasis Kebutuhan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD HSS Dapil III menghadiri Musrenbang tingkat kecamatan se-Daha. (Dok. Istimewa)
Anggota DPRD HSS Dapil III menghadiri Musrenbang tingkat kecamatan se-Daha. (Dok. Istimewa)

KANDANGAN, narasipublik.net DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kecamatan se-Daha sebagai forum strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat.

Dukungan tersebut ditegaskan melalui kehadiran para anggota DPRD HSS Dapil III dalam Musrenbang kecamatan se-Daha tahun perencanaan 2027 yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Daha Selatan, Senin (19/1/2026).

DPRD HSS menilai Musrenbang memiliki peran penting dalam memastikan perencanaan pembangunan berjalan terarah, berbasis skala prioritas, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami dari DPRD mendukung penuh Musrenbang sebagai tahapan penting agar aspirasi masyarakat di Daha Utara, Daha Barat, dan Daha Selatan dapat terakomodasi secara proporsional,” ujar anggota DPRD HSS Dapil III, Syarifudin.

Ia menegaskan bahwa setiap usulan pembangunan harus disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat dan disesuaikan dengan kapasitas anggaran daerah.

“Perencanaan tidak boleh hanya bersifat keinginan, tetapi harus realistis dan sesuai kemampuan keuangan daerah,” katanya.

Selain itu, DPRD HSS mendorong agar hasil Musrenbang kecamatan menghasilkan daftar usulan prioritas yang terukur dan berdampak luas bagi masyarakat.

“Usulan yang disepakati perlu ditelaah dan diintegrasikan oleh perangkat daerah sesuai kewenangan, regulasi, serta ketersediaan anggaran,” lanjut Syarifudin.

DPRD HSS berharap perencanaan pembangunan di wilayah Daha semakin fokus, berbasis data, dan berkelanjutan guna mendorong pemerataan pembangunan.

“Musrenbang ini menjadi wadah penting untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dari bawah ke atas sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah,” pungkasnya.