EKONOMI & BISNISTAULAH PIAN

Harga Emas Antam Kembali Pecahkan Rekor, Tembus Rp2,9 Juta per Gram

×

Harga Emas Antam Kembali Pecahkan Rekor, Tembus Rp2,9 Juta per Gram

Sebarkan artikel ini
Emas batangan Antam (Dok. PT Aneka Tambang Tbk)
Emas batangan Antam (Dok. PT Aneka Tambang Tbk)

TAULAH PIAN, narasipublik.net Harga emas logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatat rekor tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Senin (26/1/2026). Kenaikan ini melanjutkan tren penguatan harga emas sejak awal tahun.

Berdasarkan data resmi dari situs Logam Mulia, harga emas Antam hari ini naik signifikan sebesar Rp30 ribu dan diperdagangkan di level Rp2.917.000 per gram.

Kenaikan tersebut menandai pencapaian rekor baru untuk ketiga kalinya sepanjang Januari 2026, setelah sebelumnya emas Antam menembus kisaran Rp2,7 juta dan Rp2,8 juta per gram.

Selain harga jual, nilai buyback atau pembelian kembali emas Antam juga mengalami kenaikan. Harga buyback hari ini tercatat naik Rp28 ribu menjadi Rp2.750.000 per gram di Butik Emas Logam Mulia.

Untuk ukuran pecahan kecil, emas 0,5 gram dibanderol Rp1.508.500, sementara emas 1 gram dijual seharga Rp2.917.000. Adapun emas 2 gram dan 3 gram masing-masing dipasarkan di level Rp5.774.000 dan Rp8.636.000.

Harga emas ukuran menengah juga mengalami penyesuaian. Emas 5 gram dijual Rp14.360.000, emas 10 gram Rp28.665.000, serta emas 25 gram mencapai Rp71.537.000 per keping.

Sementara itu, untuk pecahan besar, harga emas 50 gram tercatat Rp142.995.000 dan emas 100 gram sebesar Rp285.912.000. Adapun emas 250 gram dan 500 gram masing-masing dibanderol Rp714.515.000 dan Rp1.428.820.000.

Harga emas terbesar yakni 1.000 gram atau 1 kilogram kini menyentuh Rp2.857.600.000, mencerminkan lonjakan nilai emas di tengah kondisi ekonomi global yang dinamis.

Perlu diketahui, seluruh harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,45 persen bagi pembeli yang memiliki NPWP. Sementara bagi pembeli tanpa NPWP, tarif pajak yang dikenakan mencapai 0,9 persen.