KOTA BANJARMASINPERISTIWA & HUKUM

Unjuk Rasa Mahasiswa Diwarnai Aksi Saling Dorong

×

Unjuk Rasa Mahasiswa Diwarnai Aksi Saling Dorong

Sebarkan artikel ini
Unjuk Rasa Mahasiswa Saling Dorong
Aksi saling dorong antara mahasiswa dan aparat kepolisian saat aksi unjuk rasa, Senin (20/09/2021).

BANJARMASIN, narasipublik.net Unjuk Rasa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Banjarmasin di depan Gedung DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) diwarnai aksi saling dorong, Senin (20/09/2021).

Dari pantauan di lapangan terlihat aksi saling dorong antara mahasiswa dengan petugas kepolisian yang terjadi sebanyak dua kali.

Dalam aksi kali ini mahasiswa menilai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 berjalan lambat, hal itu dilihat dari beberapa kajian yang sebelumnya dilakukan oleh pihak HMI Banjarmasin.

Kajian tersebut diantaranya seperti adanya puskesmas yang memprioritaskan domisili, isu tentang ketakutan masyarakat terhadap vaksin, serta antuisasiasme masyarakat yang tidak diiringi dengan ketersediaan vaksin dilapangan.

Berdasarkan kajian tersebut, Ketua Umum HMI Cabang Banjarmasin Nurdin Ardalepa menilai bahwa dalam pelaksanaannya ada disinformasi dan program vaksinasi yang lambat.

“Vaksin di Kota Banjarmasin cukup banyak lebih dari 10.000 dosis yang belum digunakan, sedangkan masyarakat umum yang telah divaksinasi tidak sampai 10 persen,” Terang Ketua Umum HMI Cabang Banjarmasin.

Lebih lanjut, dirinya menuturkan bahwa ada beberapa masyarakat yang ingin meminta divaksin namun hal itu ditolak lantaran perbedaan wilayah Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Terlebih maraknya isu-isu di masyarakat yang menciptakan ketakutan untuk bervaksin, sehingga perlu adanya jawaban dari pihak terkait untuk meminimalisirnya.

“Itu sangat memperihatikan karena menghambat proses peningkatan herd immunity di Kalimantan Selatan,” lanjutnya.

Adapun tuntutan HMI Cabang Banjarmasin kali ini antara lain:

  1. Menuntut Pemerintah beserta pemangku kebijakan untuk memperjelas perihal
    informasi program vaksinasi serta mempercepat penyebarannya.
  2. Menuntut transparansi Anggaran Covid-19 di Kalimantan Selatan agar diketahui oleh seluruh masyarakat Kalimantan Selatan.
  3. Memperjelas pengaturan PPKM yang jelas berupa posko penyekatan, jam malam, pemadaman lampu jalan.
  4. Melibatkan elemen Mahasiswa dalam program vaksinasi secara massif dalam hal ini Himpunan Mahasiswa Islam.
  5. Memberikan Bantuan Sosial secara konsisten dan dengan nilai yang sesuai bagi
    masyarakat yang terdampak Covid-19 dan kebijakan PPKM di Kalimantan Selatan.
  6. Membuka dan mengawasi secara serius perihal Isolasi Terpusat Covid-19 di
    Kab/Kota Banjarmasin, Banjarbaru dan Kotabaru.
  7. Kejelasan kapan berakhirnya pelaksanaan PPKM di Kota Banjarmasin, Banjarbaru dan Kota Baru.

Reporter : DAL
Editor : Van