KANDANGAN (HSS)

BPBD HSS Terima Banpres Rp5,9 Miliar untuk Perkuat Operasional Penanganan Karhutla

×

BPBD HSS Terima Banpres Rp5,9 Miliar untuk Perkuat Operasional Penanganan Karhutla

Sebarkan artikel ini
Relawan gabungan melakukan pemadaman terhadap Karhutla di wilayah Kabupaten HSS. (Dok: Istimewa)
Relawan gabungan melakukan pemadaman terhadap Karhutla di wilayah Kabupaten HSS. (Dok: Istimewa)

KANDANGAN, narasipublik.net – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menerima alokasi Bantuan Presiden (Banpres) penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebesar Rp5.985.920.400,00.

Suntikan dana pusat tersebut merupakan bagian dari total hibah Banpres senilai Rp10 miliar yang disalurkan melalui BPKPD HSS kepada empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Berdasarkan data rekapitulasi hingga 15 Oktober 2026, akumulasi karhutla di wilayah HSS menembus 317 kejadian dengan total luas lahan terdampak mencapai 701,57 hektare.

Dari luasan tersebut, tim Satgas Karhutla telah menangani 361,86 hektare atau sekitar 51,6 persen dari total area yang terbakar.

Kecamatan Kandangan mencatatkan titik kejadian terbanyak mencapai 86 insiden, sementara Kecamatan Kalumpang menjadi wilayah terdampak terluas yakni 146,90 hektare.

Kepala Pelaksana BPBD HSS, Ika Aguspiannor Hidayatullah, menjelaskan tata kelola dana hibah tersebut mengacu pada Surat Edaran (SE) Mendagri.

“Alokasi Banpres pada BPBD difokuskan untuk penguatan personel posko gabungan kabupaten yang melibatkan unsur TNI, Polri, serta relawan,” ujar Ika, Jumat (16/10/2026).

Ia menerangkan, dana bantuan presiden ini juga diserap untuk melengkapi sarana dan prasarana operasional tim pemadam di lapangan.

“Kami pastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) operasional bagi seluruh armada penanggulangan karhutla di posko induk tetap aman terjamin,” pungkasnya.

Langkah percepatan penyerapan anggaran ini diharapkan dapat menekan potensi munculnya titik api baru di wilayah rawan karhutla se-Kabupaten HSS.