KANDANGAN (HSS)PEMERINTAH DAERAH

World Cancer Day 2026, Pemkab HSS Tekankan Pentingnya Literasi Pencegahan Dini

×

World Cancer Day 2026, Pemkab HSS Tekankan Pentingnya Literasi Pencegahan Dini

Sebarkan artikel ini
Pemkab HSS peringati Hari Kanker Sedunia tahun 2026 di Lapangan Lambung Mangkurat Kandangan. (Dok. Diskominfo HSS)
Pemkab HSS peringati Hari Kanker Sedunia tahun 2026 di Lapangan Lambung Mangkurat Kandangan. (Dok. Diskominfo HSS)

KANDANGAN, narasipublik.net Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) memperingati Hari Kanker Sedunia (World Cancer Day) dengan menggelar senam taichi bersama dan edukasi kesehatan, Kamis (16/04/2026).

​Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Lambung Mangkurat, Kandangan tersebut dihadiri oleh Bupati HSS H. Syafruddin Noor didampingi Ketua TP PKK HSS Hj. Mustaidah, serta Wakil Bupati HSS H. Suriani bersama jajaran organisasi wanita.

​Selain olahraga bersama, acara ini diisi dengan talk show kesehatan yang mengupas tuntas mengenai deteksi dini, serta meluruskan berbagai mitos dan fakta seputar penyakit kanker di masyarakat.

​Peringatan ini juga dimeriahkan dengan bazar amal yang menampilkan produk kain sasirangan Dekranasda serta aneka produk UMKM lokal untuk membantu para penyintas kanker.

​Seluruh hasil penjualan dari bazar tersebut nantinya akan disumbangkan kepada Yayasan Kanker Indonesia (YKI) cabang HSS sebagai bentuk aksi solidaritas dan kepedulian sosial.

​Dalam arahannya, Bupati HSS H. Syafruddin Noor menekankan bahwa pola hidup sehat dan deteksi dini merupakan kunci utama dalam melawan penyakit kanker.

​“Semangat untuk sembuh harus selalu ada. Mari kita terapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi dan rutin berolahraga. Jika kanker dapat dideteksi sejak awal, maka peluang untuk sembuh akan semakin besar,” ujar Bupati Syafruddin Noor.

​Bupati juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para tenaga medis dan relawan yang selama ini berdedikasi mendampingi serta melayani pasien kanker di Kabupaten HSS.

​Pemerintah daerah berharap kolaborasi antara edukasi kesehatan dan aksi sosial seperti ini dapat memperkuat ekosistem pelayanan kesehatan yang lebih peduli dan responsif di Bumi Rakat Mufakat.