KANDANGAN (HSS)

Sungai Raya HSS Jadi Lokasi Peluncuran Gerakan Aksi Remaja Keluarga Berkualitas DWP Kalsel

×

Sungai Raya HSS Jadi Lokasi Peluncuran Gerakan Aksi Remaja Keluarga Berkualitas DWP Kalsel

Sebarkan artikel ini
DWP Kalsel Kalsel meluncurkan Gerakan Aksi Remaja Keluarga Berkualitas di Kabupaten HSS. (Dok. Istimewa)
DWP Kalsel Kalsel meluncurkan Gerakan Aksi Remaja Keluarga Berkualitas di Kabupaten HSS. (Dok. Istimewa)

KANDANGAN, narasipublik.net Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meluncurkan Gerakan Aksi Remaja Keluarga Berkualitas di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kamis (26/2/2026), sebagai langkah konkret pencegahan stunting sejak usia remaja.

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Sungai Raya itu dihadiri Ketua TP PKK HSS yang juga Penasihat DWP HSS, Mustaidah Syafrudin Noor, bersama Ketua DWP Kalsel, Masrupah Syarifuddin.

Peluncuran program tersebut menyasar ibu hamil, calon pengantin, remaja putri, hingga para siswi di Kecamatan Sungai Raya sebagai kelompok prioritas edukasi.

Masrupah Syarifuddin menegaskan gerakan ini menjadi komitmen bersama dalam membangun keluarga sehat dan berkualitas sejak dini.

“Edukasi harus dimulai dari remaja, terutama remaja putri sebagai calon ibu, agar memahami pentingnya kesehatan reproduksi dan kesiapan sebelum menikah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemahaman terkait pencegahan stunting, pemenuhan gizi, serta perencanaan keluarga menjadi fondasi penting untuk memutus mata rantai persoalan kesehatan antar generasi.

Menurutnya, pernikahan usia anak juga menjadi perhatian serius karena berisiko memicu kehamilan dini yang berdampak pada kesehatan ibu dan bayi.

“Kehamilan di usia muda berisiko tinggi dan dapat meningkatkan potensi bayi lahir stunting akibat belum optimalnya kondisi kesehatan dan gizi ibu,” jelasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada ibu hamil, calon pengantin, serta anak terindikasi stunting di Desa Ida Manggala.

Sementara itu, Mustaidah Syafrudin Noor berharap gerakan tersebut mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten HSS.

“Ini bukan hanya program seremonial, tetapi langkah berkelanjutan untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” pungkasnya.