PELAIHARI (TANAH LAUT)

Lima Pejabat Baru Resmi Dilantik, Bupati Tala Ajak Perkuat Kolaborasi

×

Lima Pejabat Baru Resmi Dilantik, Bupati Tala Ajak Perkuat Kolaborasi

Sebarkan artikel ini
Bupati Tanah Laut Rahmat Trianto melantik dan mengambil sumpah jabatan lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. (Dok. MC Tanah Laut)
Bupati Tanah Laut Rahmat Trianto melantik dan mengambil sumpah jabatan lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. (Dok. MC Tanah Laut)

PELAIHARI, narasipublik.net Bupati Tanah Laut Rahmat Trianto secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut, Senin (19/1/2026).

Pelantikan yang digelar di Balairung Tuntung Pandang tersebut menjadi bagian dari penguatan struktur birokrasi daerah dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintahan.

Lima pejabat yang dilantik masing-masing adalah Andi Mashabi sebagai Inspektur Tanah Laut, Ulil Amri Bahtiar sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, serta Tedy Mulyana sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Laut.

Selain itu, Myrza Fazrina dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, sementara Afrizal Akbar dilantik sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Kabupaten Tanah Laut.

Bupati Rahmat Trianto menegaskan bahwa loyalitas dan integritas merupakan fondasi utama dalam menjalankan amanah jabatan di lingkungan pemerintahan.

“Loyalitas kepada pimpinan dan institusi serta integritas dalam bekerja harus dimiliki. Mari bersama-sama membangun Tanah Laut tanpa membawa kepentingan di luar kepentingan bersama,” tegasnya.

Ia juga mendorong para pejabat untuk menunjukkan dedikasi terbaik di setiap posisi yang diemban serta menjadikan jabatan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Di mana pun saudara mendapat amanah, berikan warna terbaik. Jadikan jabatan ini sebagai ladang pengabdian, bukan sekadar posisi,” ujarnya.

Menatap tahun 2026, Bupati mengajak seluruh jajaran perangkat daerah untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dan terbuka terhadap kritik demi perbaikan kinerja pemerintahan.

“Mari berkolaborasi membangun Tanah Laut di tahun 2026. Jangan anti kritik, karena kritik yang membangun akan membuat kita menjadi lebih baik,” pungkasnya.