BARABAI (HST)EKONOMI & BISNIS

Kembangkan UMKM Binaan, PT AGM Dampingi Studi Tiru Poktan Lebah Tri Buana

Avatar photo
330
×

Kembangkan UMKM Binaan, PT AGM Dampingi Studi Tiru Poktan Lebah Tri Buana

Sebarkan artikel ini
PT Antang Gunung Meratus (AGM) bersama Kelompok Tani Lebah Tri Buana saat melakukan studi tiru ke tempat budidaya Kelompok Tani Hutan (KTH) Remaja Kelulut Barabai, di Desa Jatu, Kecamatan Pandawa, Kabupaten HST.
PT Antang Gunung Meratus (AGM) bersama Kelompok Tani Lebah Tri Buana saat melakukan studi tiru ke tempat budidaya Kelompok Tani Hutan (KTH) Remaja Kelulut Barabai, di Desa Jatu, Kecamatan Pandawa, Kabupaten HST.

BARABAI, narasipublik.net PT Antang Gunung Meratus (AGM) bersama Kelompok Tani (Poktan) Lebah Tri Buana Desa Ida Manggala, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melakukan studi tiru ke Desa Jatuh, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Rabu (05/06/2024) lalu.

Kegiatan studi tiru ini sendiri merupakan salah satu bentuk Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) perusahaan terhadap masyarakat yang ada di desa lingkar.

Tidak hanya itu, kegiatan tersebut juga merupakan komitmen perusahaan dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TBP), khususnya terhadap pendampingan kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaannya.

CSR Section Head PT AGM, Widharto Ali mengatakan dengan adanya studi tiru, Poktan Lebah Tri Buana berkesempatan belajar secara langsung tentang cara pengembangan budidaya lebah kelulut bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Remaja Kelulut Barabai.

“Mereka dapat belajar pengetahuan teknis budidaya dan kunci sukses proses pengelolaan produksi madu kelulut yang telah dijalankan KTH Remaja Kelulut Barabai yang dipimpin oleh Bapak Fauzi,” ucap Widharto Ali, Jumat (14/06/2024).

Lebih lanjut, studi tiru diawali dengan sharing sessions yang disampaikan oleh KTH Remaja Kelulut kepada anggota Poktan Tri Buana tentang bagaimana menjaga kualitas sarang lebah kelulut dengan metode pembuatan log atau rumah lebah secara permanen.

Dimana setiap proses dan perluasan jaringan pemasaran produk madu kelulut yang dihasilkan KTH Remaja Kelulut Barabai selalu dibantu oleh Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kabupaten HST.

“Karena produk yang dihasilkan hampir sama, sehingga sharing sessions yang dilakukan kedua kelompok pembudidaya lebah kelulut ini bisa berjalan baik dan saling melengkapi,” tuturnya.

Selanjutnya Kelompok Tri Buana Desa Ida Menggala juga berkesempatan melakukan observasi lapangan untuk mempelajari proses panen madu kelulut serta proses perawatan log dan sarang lebah kelulut.

“Kami berharap dengan studi tiru ini dapat memberikan motivasi Kelompok Tri Buana untuk bisa lebih berkembang dan memperluas jejaring antara sesama pembudidaya lebah kelulut,” tandas Widharto Ali.

Sementara itu, Ketua KTH Remaja Kelulut Barabai, Fauzi mengucapkan terima kasihnya kepada PT AGM dan Kelompok Tri Buana yang telah berkesempatan berkunjung ke tempat mereka.

“Sebagai salah pelopor pembudidaya lebah kelulut di Kalsel sejak tahun 2014, maka kami sangat terbuka dengan kelompok lain yang ingin bersama sama belajar,” pungkasnya.