BALANGAN, narasipublik.net – Sebanyak 17 sekolah dari jenjang Taman Kanak-kanan (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Balangan ditetapkan menjadi sekolah penggerak oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia.
Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud Balangan, Akhmad Rizali mengatakan, pada tahun 2022 lalu ada 14 sekolah yang masuk menjadi sekolah penggerak, dan tahun 2023 ini kembali ditambah sebanyak tiga sekolah.
“Sekolah yang ditetapkan menjadi sekolah penggerak mendapatkan bantuan tambahan sebesar Rp50 juta untuk jenjang TK, Rp80 juta jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Rp120 juta untuk jenjang SMP,” ucapnya, Selasa (24/01/2023).
Untuk menjadi sekolah penggerak sendiri diperlukan adanya peran yang besar dari Kepala Sekolah (Kepsek) sebagai agen perubahan untuk menciptakan berbagai inovasi di lingkungan sekolah tersebut.
“Inovasi itu ditujukan untuk membuat perubahan dan mengoptimalkan proses pembelajaran di sekolah,” tuturnya.
Selain itu, sebanyak 15 sekolah berbagai jenjang di Kabupaten Balangan juga mendapatkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Prestasi sebesar 35 persen dari BOS regular.
“Tentunya yang mendapatkan bantuan itu adalah sekolah yang memiliki prestasi dan penilaiannya langsung dilakukan oleh pemerintah pusat,” terang Rizali.
Diketahui, dari 13 Kabupaten/Kota yang ada di Kalimantan Selatan (Kalsel), hanya enam Kabupaten yang mendapatkan bantuan program sekolah penggerak dari Kemendikbud RI tersebut, salah satunya yakni Kabupaten Balangan.
Reporter : Fik
Editor : Van
