KANDANGAN, narasipublik.net – Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Syafrudin Noor, bersama Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian RI, Idha Widi Arsanti, menggelar tanam padi serentak, Jumat (10/07/2026).
Tanam padi tersebut dilaksanakan di lokasi Optimalisasi Lahan (OPLAH) dan Corporate Social Responsibility (CSR) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Desa Amparaya, Kecamatan Simpur.
Kegiatan ini digelar sebagai wujud sinergi lintas sektor untuk mempercepat swasembada pangan nasional lewat peningkatan Indeks Pertanaman (IP) menuju IP 200.
Bupati HSS H. Syafrudin Noor mengaku sangat bersyukur atas perhatian penuh pemerintah pusat yang menempatkan HSS sebagai wilayah strategis penopang pangan di Banua.
“Kabupaten HSS menjadi daerah penerima bantuan Alsintan terbanyak di Kalsel, dengan total 24 unit combine harvester serta drone pertanian,” ujar Bupati Syafrudin.
Ia menilai, sentuhan mekanisasi dan teknologi digital menjadi kunci utama bagi para petani lokal agar bisa memproduksi beras secara lebih melimpah dan efisien.
Pihaknya berharap intervensi teknologi modern ini mampu memangkas biaya operasional sekaligus memancing minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.
“Kehadiran Alsintan dan teknologi pertanian berbasis digital diharapkan mampu membantu petani bekerja lebih cepat, efektif, dan efisien,” tututnya.
Demi menjaga keberlanjutan alat, Pemkab HSS bahkan berinisiatif mendirikan gudang khusus yang difungsikan sebagai bengkel perawatan armada mesin tani tersebut.
Tak hanya itu, regenerasi petani juga digenjot lewat pembukaan Jurusan Agribisnis di SMK Pertanian setempat dengan fasilitas gratis SPP serta seragam sekolah dari pemda.
