PUBLIK SPORT, narasipublik.net – Ambisi PS Barito Putera untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional, Super League, harus terkubur musim ini.
Laskar Antasari dipastikan tetap bertahan di kasta Championship pada musim 2026/2027 meski berhasil meraih kemenangan besar di laga pamungkas.
Bertanding di Stadion 17 Mei Banjarmasin pada Minggu (03/05/2026), skuat asuhan Stefano “Teco” Cugurra tampil sangat beringas dengan menggilas Persipal FC lewat skor mencolok 8-3. Namun, hasil luar biasa ini menjadi tidak berarti bagi misi promosi mereka.
Kegagalan Barito Putera disebabkan oleh hasil pertandingan di tempat lain yang tidak berpihak. Dua rival utama mereka, PSS Sleman dan Persipura Jayapura, secara bersamaan sukses menyapu bersih poin penuh atas lawan-lawannya.
PSS Sleman berhasil menumbangkan PSIS Semarang dengan skor meyakinkan 3-0. Sementara itu, Persipura Jayapura sukses mengamankan kemenangan 2-0 saat menjamu Persiku Kudus di waktu yang hampir bersamaan.
Berdasarkan hasil tersebut, Barito Putera harus puas finis di urutan ketiga klasemen akhir Grup 2 dengan koleksi 53 poin.
Posisi juara grup ditempati PSS Sleman (56 poin) yang unggul head-to-head atas Persipura Jayapura di posisi kedua dengan poin serupa.
Dalam laga melawan Persipal FC, Barito Putera sebenarnya tampil mendominasi sejak awal pertandingan. Pada babak pertama, tuan rumah sudah unggul jauh 5-0 melalui gol cepat Gerard Edginataqi, Fabiano Beltrame, serta brace dari Alexsandro.
Memasuki babak kedua, Persipal FC sempat memberikan perlawanan dan mencetak tiga gol balasan masing-masing melalui Muhammad Aidil Shahril, Kenzo Nambu, serta Meru Kimura.
Namun, Laskar Antasari tetap tak terbendung dan menambah pundi-pundi gol. Ricky Cawor sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-75, disusul gol dari Lassana Doucoure di menit ke-90.
Bagus Kahfi akhirnya menutup pesta gol tersebut pada masa injury time (90+1′) sekaligus mengunci papan skor menjadi 8-3.
Sayangnya, kemenangan besar ini hanya menjadi penutup musim yang pahit bagi seluruh pendukung Barito Putera yang harus rela melihat tim kesayangannya kembali berjuang di divisi kedua musim depan.
