PUBLIK SPORT, narasipublik.net – Peluang PS Barito Putera untuk merebut tiket promosi ke Super League musim depan semakin menipis setelah rentetan hasil buruk yang terus berlanjut di Championship 2025/2026.
Skuad asuhan Stefano “Teco” Cugurra kini tercatat tanpa kemenangan dalam enam pertandingan terakhir. Catatan tersebut menjadi pukulan telak bagi Laskar Antasari yang sebelumnya konsisten bersaing di papan atas Grup 2.
Kemenangan terakhir Barito Putera terjadi pada pekan ke-14, 5 Januari 2026, saat menaklukkan Persela Lamongan dengan skor tipis 1-0. Sejak itu, performa tim terlihat menurun drastis.
Persoalan utama terletak pada minimnya produktivitas lini depan. Dalam enam laga terakhir, Barito hanya mampu mencetak dua gol, angka yang jauh dari harapan untuk tim berstatus kandidat promosi.
Manajemen sebenarnya telah bergerak aktif di putaran ketiga dengan merekrut empat pemain ofensif, yakni Cornelius Stewart, Ricky Cawor, Basajum Latuconsina, dan Roni Sugeng. Kehadiran mereka diharapkan mampu menambah daya gedor.
Namun kontribusi yang ditunggu belum terlihat maksimal. Bahkan Cornelius Stewart lebih sering mengawali laga dari bangku cadangan, termasuk saat Barito ditahan imbang Kendal Tornado FC di kandang sendiri.
Dampak dari tren negatif ini membuat Barito Putera tertahan di posisi ketiga dengan 38 poin. Mereka kini terpaut lima poin dari PSS Sleman di puncak dan tertinggal dua angka dari Persipura Jayapura di peringkat kedua.
Tekanan kini mengarah kepada Coach Teco untuk segera menemukan solusi. Jika ketajaman lini serang tak kunjung membaik, ambisi promosi ke Super League musim depan terancam kandas.
Suporter pun mulai mempertanyakan efektivitas rekrutan anyar yang belum memberi dampak signifikan. Tujuh pertandingan tersisa akan menjadi penentu nasib Laskar Antasari.
