BERITA UTAMAKANDANGAN (HSS)

Dukung Kegiatan Kemanusiaan, Bupati HSS Salurkan Hibah Rp1,9 Miliar Untuk Kerukunan BPK

×

Dukung Kegiatan Kemanusiaan, Bupati HSS Salurkan Hibah Rp1,9 Miliar Untuk Kerukunan BPK

Sebarkan artikel ini
Bupati HSS, Syafrudin Noor menyerahkan bantuan dana hibah secara simbolis kepada ketua Kerukunan BPK HSS, Ronaldy Prana Putra. (Foto : Prokopim HSS)
Bupati HSS, Syafrudin Noor menyerahkan bantuan dana hibah secara simbolis kepada ketua Kerukunan BPK HSS, Ronaldy Prana Putra. (Foto : Prokopim HSS)

KANDANGAN, narasipublik.net Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan kemanusiaan.

Dukungan tersebut dibuktikan melalui penyaluran bantuan hibah sebesar Rp1,9 miliar kepada Kerukunan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Kabupaten HSS, Rabu (21/05/2025).

Penyerahan hibah dilakukan langsung oleh Bupati HSS, H Syafrudin Noor, kepada Ketua Kerukunan BPK HSS, Ronaldy Prana Putra yang disaksikan jajaran Satpol PP dan Damkar setempat.

Kepala Satpol PP dan Damkar HSS, Auliya Sofi Azmi, mengatakan bahwa dana hibah ini diberikan untuk memperkuat serta mendukung operasional BPK agar semakin optimal dalam menjalankan tugas sosial dan kemanusiaan.

“Dana hibah tahun ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp850 juta. Ini adalah bentuk perhatian dan komitmen Pemkab terhadap eksistensi BPK di HSS,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Syafrudin Noor, mengapresiasi dedikasi para relawan BPK yang selalu siap siaga tanpa pamrih dalam menyelamatkan jiwa, harta benda, dan lingkungan masyarakat.

“Relawan BPK adalah pejuang kemanusiaan sejati. Mereka berjibaku di lapangan tanpa mengenal waktu, cuaca, maupun medan,” ucap Bupati Syafrudin.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar bentuk dukungan finansial, namun merupakan penghargaan untuk memperkuat posisi BPK sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam penanggulangan kebakaran.

Tidak hanya itu, Bupati Syafrudin Noor juga mengingatkan terhadap pentingnya manajemen respons kebakaran yang efisien dan aman.

“Prioritaskan unit BPK terdekat dari lokasi kejadian untuk berangkat lebih dahulu, agar tidak terjadi penumpukan armada. Dan yang paling penting, utamakan keselamatan dalam bertugas,” pungkasnya.