“Seketika roboh, saya sama cucu pasrah dan mengira akan matian, soalnya angin dan debunya sangat banyak,” ungkapnya.
Diterangkan lebih lanjut, robohnya bangunan ritel moderen itu bertepatan dengan waktu pergantian shift para pegawai, sehingga diduga banyak korban terperangkap didalamnya.
“Mudahan tidak ada korban jiwa,” imbuhnya.
Hingga saat ini belum diketahui pasti jumlah korban yang tertimpa reruntuhan, namun para relawan, basarnas, TNI-Polri masih terus melakukan evakuasi di lokasi kejadian.
Reporter : Dal
Editor : Van
