KANDANGAN, narasipublik.net – DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS memastikan sebanyak 6.129 rumah warga terdampak banjir masuk dalam daftar penerima bantuan daerah.
Kepastian tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi Komisi II DPRD HSS dengan jajaran Pemkab HSS di ruang rapat DPRD, Rabu (14/1/2026).
Ketua Komisi II DPRD HSS Ibnu Safari Rahman mengatakan rapat digelar untuk memastikan penanganan banjir berjalan cepat dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Laporan dari warga terkait dampak banjir cukup banyak, sehingga perlu koordinasi intensif agar penanganannya tepat sasaran,” ujarnya.
Menurut Ibnu, pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai skema bantuan, mulai dari kebutuhan pokok, layanan transportasi darurat, hingga rencana perbaikan rumah warga terdampak.
“Sebanyak 6.129 rumah sudah terdata. Saat ini masih dalam proses finalisasi, dengan wilayah prioritas seperti Karang Rati dan Muning,” tegasnya.
Ia mengakui masih terdapat kendala teknis, terutama dalam mekanisme penyaluran anggaran tanggap darurat.
“DPRD akan terus mengawal. Jika ada hambatan, kami akan panggil kembali dinas terkait untuk memastikan masalah cepat diselesaikan,” katanya.
Selain bantuan untuk rumah warga, penanganan darurat juga difokuskan pada akses infrastruktur yang terdampak banjir.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD HSS Kusairi menyampaikan bahwa seluruh SKPD telah dilibatkan dalam upaya penanganan di lapangan.
“BPBD mengoordinasikan penanganan bersama Dinas PUPR, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, dan perangkat daerah lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan titian dari kayu galam mulai dikerjakan di sejumlah titik rawan banjir, khususnya di wilayah Bangkau.
“Sesuai arahan Bupati, hari ini PUPR sudah turun ke lokasi dan warga siap bergotong royong agar akses tetap bisa dilalui,” pungkas Kusairi.
