BERITA UTAMAKANDANGAN (HSS)PERISTIWA & HUKUM

Kantor Bapelitbangda HSS Terbakar, Satu Relawan BPK Meninggal Dunia

557
×

Kantor Bapelitbangda HSS Terbakar, Satu Relawan BPK Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Kantor Bapelitbangda HSS Terbakar
TERBAKAR : Petugas Pemadam Kebakaran melakukan pemadaman terhadap Kantor Bapelitbangda Kabupaten HSS yang terbakar, Jumat (06/08/2021).

KANDANGAN, narasipublik.net Musibah kebakaran terjadi di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Jumat (06/08/2021) malam.

Kepala Satpol PP dan Damkar HSS, Iwan Friady mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00 Wita dan mengharuskan seluruh bangunan kantor berlantai dua tersebut.

Api berhasil dikuasai setelah puluhan armada pemadam kebakaran datang ke lokasi kejadian untuk melakukan proses pemadaman.

“Alhamdulillah api dapat dikuasai kurang lebih 1 jam, meski tidak semuanya rusak namun di lantai kerusakan sangat parah,” ucapnya.

Kapolres HSS, AKBP Sugeng Priyanto melalui Kasubag Humas, AKP Suherman mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap penyebab kebakaran.

“Dari informasi yang kami terima sementara, sumber api diduga berasal dari bagian belakang bangunan kantor, namun masih dilakukan pemeriksaan,” tuturnya.

Kantor Bapelitbangda HSS Terbakar
TERBAKAR : Potret Kantor Bapelitbangda Kabupaten HSS pasca musibah kebakaran.

Sementara itu dalam musibah kebakaran kali ini juga menewaskan satu orang relawan pemadam kebakaran yang pada saat itu tengah bertugas.

Diketahui korban atas nama Muhammad Syafi’e (45) atau yang akrab disapa Ayub, anggota PMK PARMUK meninggal dunia lantaran tertabrak mobil pemadam saat mengatur arus lalu lintas.

Sebelum kecelakaan, almarhum berniat untuk membantu seorang wanita yang kendaraannya mogok di tengah jalan, namun nahas tiba-tiba dari arah belakang datang sebuah mobil pemadam yang dengan kencang menabrak keduanya.

Meski sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawa korban tidak mampu diselamatkan, sementara wanita yang dibantu almarhum masih dilakukan perawatan intensif lantaran mengalami luka cukup parah. (Rey)